
Australia merupakan salah satu negara yang memiliki program migrasi terampil bagi tenaga kerja yang memiliki keahlian, pendidikan, pengalaman kerja, dan kemampuan bahasa Inggris yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja Australia.
Program ini secara umum dikenal sebagai Skilled Visa atau Skilled Migration. Bagi pekerja dari Indonesia yang ingin membangun karier sekaligus memiliki peluang menuju permanent residency (PR) Australia, jalur skilled migration merupakan salah satu pilihan yang menarik.
Beberapa visa skilled yang paling banyak dikenal adalah Subclass 189, Subclass 190, dan Subclass 491.
Namun, ketiganya memiliki karakteristik dan persyaratan yang berbeda dan pembahasan Skilled Visa ini merupakan bagian dari artikel
Apa Itu Skilled Visa Australia?
Skilled Visa adalah kelompok visa yang ditujukan bagi tenaga kerja dengan pekerjaan atau keahlian tertentu yang dibutuhkan Australia.
Untuk jalur berbasis poin seperti subclass 189, 190, dan 491, calon pemohon umumnya perlu melalui SkillSelect dengan membuat Expression of Interest (EOI). EOI berisi informasi mengenai pendidikan, pengalaman kerja, kemampuan bahasa Inggris, pekerjaan yang dipilih, dan faktor lain yang menentukan nilai poin.
Pemerintah Australia menegaskan bahwa pengajuan EOI tidak otomatis berarti seseorang akan mendapatkan undangan visa. Kandidat harus memenuhi persyaratan dan kemudian menunggu invitation atau nominasi sesuai jalur visa yang dipilih.
Skilled Independent Visa – Subclass 189
Skilled Independent Visa (Subclass 189) merupakan salah satu visa skilled yang paling menarik karena tidak membutuhkan sponsorship dari employer maupun nominasi negara bagian atau teritori.
Visa ini ditujukan bagi tenaga kerja terampil yang memiliki pekerjaan dalam daftar pekerjaan yang memenuhi syarat dan mampu memperoleh skor yang cukup dalam sistem poin.
Salah satu keunggulan utama subclass 189 adalah sifatnya yang independent. Artinya, pemegang visa tidak terikat pada sponsor perusahaan atau kewajiban tinggal di negara bagian tertentu sebagaimana pada jalur nominasi.
Subclass 189 merupakan permanent visa, sehingga pemegangnya dapat tinggal dan bekerja di Australia secara permanen apabila visa diberikan.
Namun, jalur ini sangat kompetitif. Memiliki nilai minimum poin belum tentu menjamin seseorang mendapatkan invitation. Pemerintah Australia menentukan invitation berdasarkan kebutuhan program dan ranking kandidat.
Siapa yang cocok?
Subclass 189 dapat menjadi pilihan bagi kandidat yang:
- Memiliki occupation yang memenuhi syarat.
- Memiliki skills assessment yang sesuai.
- Mempunyai kemampuan bahasa Inggris yang memenuhi ketentuan.
- Memiliki usia dan pengalaman kerja yang mendukung skor poin.
- Mampu memperoleh skor kompetitif.
- Tidak ingin bergantung pada nominasi negara bagian.
Skilled Nominated Visa – Subclass 190
Skilled Nominated Visa (Subclass 190) juga merupakan permanent visa, tetapi memiliki perbedaan penting dengan subclass 189.
Pada subclass 190, kandidat membutuhkan nominasi dari pemerintah negara bagian atau teritori Australia.
Setiap negara bagian dan teritori dapat memiliki kebutuhan tenaga kerja dan prioritas yang berbeda. Karena itu, seseorang yang memenuhi persyaratan federal belum tentu otomatis memenuhi persyaratan nominasi suatu negara bagian.
Kandidat tetap harus melalui proses EOI dan apabila dinominasikan oleh negara bagian atau teritori, nominasi tersebut dapat memicu invitation untuk mengajukan visa.
Kelebihan subclass 190
Salah satu keuntungan penting subclass 190 adalah adanya tambahan poin dari nominasi negara bagian, sehingga dapat membantu kandidat yang belum cukup kompetitif untuk subclass 189.
Namun, sebagai konsekuensinya, kandidat harus memperhatikan persyaratan dan prioritas negara bagian yang dituju.
Misalnya, suatu negara bagian dapat lebih membutuhkan tenaga kesehatan, engineer, IT, pendidikan, konstruksi atau pekerjaan tertentu lainnya pada periode tertentu.Karena kebijakan nominasi dapat berubah, calon pemohon sebaiknya selalu memeriksa persyaratan terbaru dari negara bagian atau teritori yang dituju.
Skilled Work Regional Visa – Subclass 491
Berbeda dengan subclass 189 dan 190, Skilled Work Regional (Provisional) Visa – Subclass 491 merupakan visa sementara/provisional untuk tenaga kerja terampil yang ingin tinggal dan bekerja di regional Australia.
Visa subclass 491 berlaku hingga 5 tahun. Pemegangnya dapat tinggal, bekerja, dan belajar di designated regional area sesuai ketentuan visa.
Untuk memperoleh subclass 491, kandidat dapat:
- Dinominasikan oleh pemerintah negara bagian atau teritori; atau
- Disponsori oleh eligible relative yang memenuhi persyaratan.
Kandidat juga harus mempunyai occupation yang memenuhi syarat, skills assessment, memenuhi points test, dan mendapatkan invitation.
Salah satu daya tarik subclass 491 adalah adanya jalur menuju permanent residency melalui subclass 191, apabila pemegang visa memenuhi persyaratan yang berlaku.
Karena itu, subclass 491 dapat menjadi alternatif bagi kandidat yang kesulitan mendapatkan invitation subclass 189 atau nominasi subclass 190, tetapi bersedia membangun karier di wilayah regional Australia.
Perbandingan Subclass 189, 190 dan 491
VISA | STATUS | SPONSORSHIP/NOMINASI | AREA TINGGAL |
189 | Permanent | Tidak membutuhkan nominasi negara bagian | Australia secara umum |
190 | Permanent | Membutuhkan nominasi negara bagian/teritori | Mengikuti ketentuan nominasi |
491 | Provisional 5 Tahun | Nominasi negara bagian/teritori atau eligible relative | Regional Australia |
Perlu diperhatikan bahwa regional Australia bukan berarti hanya daerah terpencil. Pemerintah Australia memiliki definisi dan daftar designated regional areas yang digunakan untuk berbagai program migrasi.
Persyaratan Umum Skilled Visa
Meskipun setiap visa mempunyai persyaratan spesifik, calon pemohon skilled migration biasanya perlu mempersiapkan beberapa hal berikut:
1. Occupation yang sesuai
Pekerjaan atau occupation harus berada dalam daftar pekerjaan yang relevan untuk visa yang dituju.Daftar occupation dapat berbeda antara satu visa dengan visa lainnya. Pemerintah Australia menyediakan daftar skilled occupations beserta kode ANZSCO dan assessing authority yang relevan.
2. Skills Assessment
Calon pemohon umumnya membutuhkan skills assessment dari assessing authority yang sesuai dengan occupation-nya.Penilaian ini bertujuan untuk memastikan bahwa kualifikasi dan pengalaman kandidat sesuai dengan occupation yang digunakan dalam aplikasi.
3. Kemampuan Bahasa Inggris
Kemampuan bahasa Inggris merupakan faktor penting dalam skilled migration.Hasil tes bahasa Inggris yang diterima dan level yang diperlukan harus diperiksa berdasarkan visa serta kondisi pemohon pada saat mengajukan aplikasi.
4. Points Test
Skilled migration menggunakan sistem poin untuk menilai berbagai faktor seperti usia, kemampuan bahasa Inggris, pengalaman kerja, pendidikan dan faktor relevan lainnya.Karena itu, dua orang dengan occupation yang sama belum tentu memiliki peluang yang sama untuk mendapatkan invitation.
5. Expression of Interest
EOI dibuat melalui SkillSelect.Informasi seperti hasil tes bahasa Inggris dan skills assessment dapat dimasukkan ke dalam EOI. Jika kandidat mendapatkan invitation, ia memiliki waktu 60 hari untuk mengajukan aplikasi visa secara online.
Bagaimana Proses Skilled Visa?
Secara sederhana, prosesnya dapat digambarkan seperti ini:
Tentukan occupation → cek skilled occupation list → skills assessment → tes bahasa Inggris → hitung poin → buat EOI → invitation/nominasi → ajukan visa → proses assessment → keputusan visa.
Untuk subclass 190 dan 491, proses nominasi negara bagian atau teritori juga menjadi bagian penting.Karena setiap negara bagian memiliki kebijakan dan prioritas yang dapat berbeda, strategi memilih occupation dan state sangat penting.
Apakah Skilled Visa Bisa Menjadi Jalan Menuju PR Australia?
Ya, tetapi jalurnya berbeda tergantung subclass.Subclass 189 dan 190 merupakan permanent visas, sedangkan subclass 491 merupakan provisional visa yang dapat menjadi bagian dari jalur menuju permanent residence melalui subclass 191 apabila persyaratannya terpenuhi.
Oleh karena itu, calon migran tidak sebaiknya hanya bertanya:
"Visa mana yang paling mudah?"
Pertanyaan yang lebih tepat adalah:
"Visa mana yang paling sesuai dengan occupation, pendidikan, pengalaman, usia, kemampuan bahasa Inggris, skor poin, dan kondisi saya?"
Kesimpulan
Skilled Visa Australia memberikan beberapa jalur bagi tenaga kerja terampil untuk membangun karier di Australia.Subclass 189 cocok bagi kandidat yang mampu bersaing secara independent tanpa nominasi negara bagian.
Subclass 190 cocok bagi kandidat yang memperoleh nominasi dari negara bagian atau teritori dan menginginkan permanent visa.
Sementara itu, Subclass 491 memberikan kesempatan kepada skilled workers untuk tinggal dan bekerja di regional Australia dengan kemungkinan melanjutkan ke permanent residence melalui jalur yang tersedia.
Yang perlu dipahami, memiliki pekerjaan yang masuk daftar skilled occupation belum berarti otomatis mendapatkan visa. Invitation, points, skills assessment, English, nominasi, serta persyaratan lain tetap harus diperhatikan.
Karena aturan migrasi Australia dapat berubah, informasi mengenai occupation list, invitation, biaya, dan persyaratan sebaiknya selalu diperiksa pada sumber resmi pemerintah Australia sebelum mengambil keputusan.
Untuk informasi resmi mengenai SkillSelect dan skilled migration, calon pemohon dapat merujuk langsung ke Department of Home Affairs Australia.
Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan nasihat hukum atau migrasi. Persyaratan visa dapat berubah sesuai kebijakan Pemerintah Australia.







