
Bagi seseorang yang sudah memiliki Permanent Residency (PR) Australia, memiliki status permanent resident bukan berarti otomatis dapat keluar-masuk Australia tanpa batas waktu.
Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan adalah travel facility, yaitu fasilitas perjalanan yang memungkinkan pemegang permanent visa meninggalkan Australia dan kembali lagi sebagai permanent resident.
Ketika travel facility tersebut berakhir, pemegang PR yang berada di luar Australia umumnya membutuhkan Resident Return Visa (RRV) untuk dapat kembali ke Australia sebagai permanent resident.
Artikel ini merupakan bagian dari artikel induk yang berjudul Macam-Macam Jenis Visa Australia Lengkap 2026: Panduan Memilih Visa Australia Sesuai Tujuan Anda
Apa Itu Resident Return Visa (RRV)?
Resident Return Visa (RRV) adalah visa Australia yang memungkinkan pemegang atau mantan permanent resident tertentu untuk kembali ke Australia sebagai permanent resident setelah fasilitas perjalanan pada visa sebelumnya berakhir.
RRV terdiri dari dua subclass, yaitu:
- Subclass 155
- Subclass 157
Visa ini berbeda dengan visa migrasi yang digunakan seseorang untuk mendapatkan permanent residency pertama kali. RRV lebih ditujukan untuk mempertahankan kemampuan seseorang untuk melakukan perjalanan keluar-masuk Australia sebagai permanent resident.
Menurut Department of Home Affairs Australia, RRV merupakan visa permanen, tetapi travel facility-nya memiliki batas waktu tertentu. Setelah travel facility berakhir, seseorang mungkin perlu mengajukan RRV kembali jika ingin bepergian keluar Australia dan kemudian kembali sebagai permanent resident.
Siapa yang Bisa Mengajukan RRV?
Secara umum, RRV dapat diajukan oleh:
- Australian permanent resident;
- Mantan Australian permanent resident yang permanent visa terakhirnya tidak dibatalkan; atau
- Mantan Australian citizen yang kehilangan atau melepaskan kewarganegaraan Australia.
Australian citizen yang masih berstatus warga negara Australia tidak dapat mengajukan RRV karena mereka dapat menggunakan Australian passport untuk keluar-masuk Australia.
Menariknya, seseorang tidak harus selalu berada di Australia ketika mengajukan RRV. Aplikasi dapat diajukan dari dalam maupun luar Australia, selama pemohon tidak sedang berada dalam proses immigration clearance.
Mengapa RRV Penting bagi Pemegang PR?
Kesalahpahaman yang cukup sering terjadi adalah menganggap bahwa permanent resident dapat meninggalkan Australia kapan saja dan selalu dapat kembali.
Padahal, permanent visa memiliki travel facility yang biasanya berlaku untuk periode tertentu. Setelah periode tersebut berakhir, seseorang yang berada di luar Australia tidak otomatis dapat kembali sebagai permanent resident.
Karena itu, sebelum bepergian ke luar Australia, pemegang PR sebaiknya memeriksa status visa dan tanggal berakhirnya travel facility melalui VEVO.
Jika seseorang meninggalkan Australia setelah travel facility berakhir, ia dapat mengalami masalah ketika ingin kembali sebagai permanent resident dan mungkin perlu mendapatkan RRV terlebih dahulu.
Syarat Mendapatkan RRV 5 Tahun
Salah satu jalur paling kuat untuk mendapatkan RRV adalah memenuhi residence requirement.
Pemohon harus telah berada di Australia selama setidaknya 2 tahun atau 730 hari secara kumulatif dalam 5 tahun terakhir sebagai permanent visa holder atau Australian citizen.
Jika persyaratan ini terpenuhi, pemohon dapat memperoleh travel facility selama 5 tahun pada RRV. Perhitungan 5 tahun dilakukan berdasarkan tanggal aplikasi diajukan, bukan tanggal keputusan visa.
Contohnya, jika seseorang mengajukan RRV pada 1 Januari 2026, maka periode lima tahun yang diperhitungkan adalah 1 Januari 2021 sampai 1 Januari 2026.
Bagaimana Jika Tidak Tinggal 2 Tahun di Australia?
Tidak memenuhi residence requirement bukan berarti otomatis tidak bisa mendapatkan RRV.
Dalam kondisi tertentu, pemohon masih dapat memenuhi persyaratan dengan menunjukkan bahwa dirinya memiliki substantial ties with Australia yang memberikan manfaat bagi Australia.
Hubungan tersebut dapat berupa:
- Business ties – hubungan bisnis;
- Cultural ties – hubungan budaya;
- Employment ties – hubungan pekerjaan;
- Personal ties – hubungan pribadi, termasuk hubungan keluarga.
Dalam situasi seperti ini, travel facility yang diberikan dapat mencapai maksimal 12 bulan, tergantung pada kondisi dan dasar aplikasi.
Artinya, seseorang yang cukup lama tinggal di luar Australia tidak selalu kehilangan kesempatan untuk mempertahankan status permanent residency. Namun, ia perlu memberikan bukti yang kuat mengenai hubungan dan kepentingannya dengan Australia.
RRV Subclass 155 dan Subclass 157
Secara sederhana, perbedaan keduanya terutama berkaitan dengan travel facility yang dapat diberikan.
Subclass 155 merupakan RRV yang dapat memberikan travel facility hingga 5 tahun apabila pemohon memenuhi residence requirement. Dalam kondisi tertentu, apabila residence requirement tidak terpenuhi tetapi terdapat dasar lain yang memenuhi syarat, travel facility dapat diberikan maksimal 12 bulan.Sementara itu,
Subclass 157 dapat memberikan travel facility maksimal 3 bulan dalam kondisi tertentu, termasuk ketika pemohon memiliki alasan yang compelling and compassionate untuk ketidakhadirannya dari Australia dan memenuhi persyaratan lainnya.
Karena itu, pemohon sebaiknya tidak menganggap RRV sebagai satu jenis visa dengan masa perjalanan yang selalu sama. Durasi travel facility sangat bergantung pada keadaan masing-masing pemohon.
Apakah RRV Merupakan Permanent Visa?
Ya. RRV merupakan permanent visa. Pemegangnya tetap dapat tinggal di Australia secara permanen dan memiliki hak-hak yang berkaitan dengan status permanent resident, sesuai ketentuan yang berlaku.
Namun, yang perlu dibedakan adalah:
Permanent visa ≠ travel facility tanpa batas waktu.
Travel facility menentukan berapa lama pemegang visa dapat bepergian keluar Australia dan kembali menggunakan visa tersebut sebagai permanent resident.
Setelah travel facility berakhir, pemegang PR yang ingin kembali ke Australia sebagai permanent resident mungkin perlu mengajukan RRV baru.
Berapa Biaya RRV Australia?
Menurut informasi Department of Home Affairs yang berlaku saat artikel ini ditulis, biaya aplikasi RRV adalah sekitar AUD 1.475 untuk aplikasi online.
Biaya visa dapat berubah dan dalam kondisi tertentu terdapat ketentuan biaya khusus bagi kelompok tertentu. Karena itu, calon pemohon sebaiknya selalu memeriksa Visa Pricing Estimator sebelum mengajukan aplikasi.
Berapa Lama Proses RRV?
Waktu pemrosesan bergantung pada kondisi aplikasi.
Aplikasi yang memenuhi residence requirement umumnya dapat diproses lebih cepat. Department of Home Affairs menyebut bahwa aplikasi yang memenuhi persyaratan residence pada umumnya diproses dalam sekitar 5 hari kerja, sedangkan aplikasi yang tidak memenuhi residence requirement dapat membutuhkan waktu lebih lama, bahkan dapat mencapai 12 minggu atau lebih dalam beberapa kasus.
Karena itu, pemegang PR yang berencana bepergian sebaiknya tidak menunggu sampai saat terakhir untuk mengurus RRV.
Dokumen yang Perlu Dipersiapkan
Dokumen yang dibutuhkan dapat berbeda tergantung kondisi pemohon.
Secara umum, pemohon perlu memastikan memiliki:
- paspor atau travel document yang masih berlaku;
- bukti identitas;
- informasi mengenai status permanent residency;
- bukti perjalanan masuk dan keluar Australia jika diperlukan;
- bukti keberadaan di Australia;
- serta bukti substantial ties apabila tidak memenuhi residence requirement.
Untuk kasus tertentu, bukti pekerjaan, bisnis, keluarga, atau hubungan lainnya dengan Australia dapat menjadi penting untuk mendukung aplikasi.
Jangan Tunggu Sampai Travel Facility Berakhir
Salah satu kesalahan yang sebaiknya dihindari pemegang PR adalah baru memeriksa visa ketika tiket perjalanan sudah dibeli.
Sebelum bepergian, periksa terlebih dahulu status visa dan tanggal berakhirnya travel facility melalui VEVO. Department of Home Affairs juga menyarankan permanent resident memastikan memiliki RRV yang memungkinkan mereka kembali ke Australia sebelum membeli tiket perjalanan.
Perlu diketahui pula bahwa sisa travel facility dari visa sebelumnya tidak otomatis dipindahkan ke RRV baru. Jika RRV baru diberikan, masa travel facility sebelumnya dapat hilang dan tidak dapat diperpanjang.
Kesimpulan
Resident Return Visa (RRV) merupakan salah satu visa penting bagi Australian permanent resident yang ingin mempertahankan kemampuan untuk keluar-masuk Australia sebagai permanent resident.
Kunci utama RRV adalah memahami perbedaan antara status permanent residency dan travel facility. Seseorang dapat tetap berstatus permanent resident, tetapi ketika fasilitas perjalanan visanya berakhir, ia mungkin membutuhkan RRV untuk kembali ke Australia.
Jika telah tinggal di Australia minimal 2 tahun dalam 5 tahun terakhir, peluang mendapatkan travel facility hingga 5 tahun menjadi lebih jelas. Namun, bagi mereka yang tidak memenuhi persyaratan tersebut, masih terdapat kemungkinan menggunakan dasar substantial ties, hubungan keluarga tertentu, atau kondisi khusus lainnya.
Karena setiap kasus imigrasi memiliki kondisi yang berbeda, calon pemohon sebaiknya memeriksa persyaratan terbaru melalui Department of Home Affairs Australia dan memastikan dokumen pendukungnya lengkap sebelum mengajukan aplikasi.







